di suatu senja di tepi danau asmara
aku terduduk membisu berlinang air mata
memandangi secangkir coklat panas yang kini sudah dingin
kau mengendap-endap berdiri di belakangku
memetik gitar klasik menyanyikan lagu rindu
lagu yang belum pernah kau nyanyikan sebelumnya
kau tuliskan nada nada cinta
ku lukiskan malam kerinduan
dan senja asmara menjadi jembatannya
jembatan cinta untuk aku dan kamu