ya, itu kamu, aku yakin
kamu yang memakai kemeja rapih dengan rambut yang tertata
duduk di bawah rindangnya ranting-ranting rapuh
kamu yang tampak cerah di hari yang membara
kamu yang membuat bulu kuduk terlelap dan hati tersejukkan
sengaja aku tak menatapmu
lama lambat laun
rasa asam yang menetes di irisan pisau
melintas indah